Ilustrasi minum kopi. Pasien diabetes pada prinsipnya boleh minum kopi, asalkan tidak menggunakan gula. (She Finds)


Pasien diabetes wajib menjaga kadar gula darahnya agar tetap stabil. Salah satunya dengan melakukan 3J yakni perhatikan jumlah kalori, jenis makanan, dan jam makan. Termasuk asupan makanan dan minuman manis.

Bagaimana dengan kopi? Bolehkah pasien diabetes minum kopi? Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Ahli Endoskopi Gastrointenstinal Prof. Dr.dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB menegaskan pasien diabetes boleh minum kopi, asalkan tidak menggunakan gula.

“Prinsipnya, kalau punya diabetes, gula darah enggak terkontrol, cobalah menghindari gula-gula yang sifatnya sederhana seperti gula pasir. Harus mengonsumsi karbo yang kompleks,” kata Ari secara daring, Kamis (24/9) malam.

Jika gula pasir tak boleh, bagaimana jika menggantinya dengan madu atau gula pengganti? Menurutnya, pasien diabetes boleh menggantinya dengan pemanis buatan atau madu, asalkan gula darahnya terkontrol.

“Gula pengganti boleh, itu kalorinya zero. Madu juga boleh tapi ingat harus madu asli ya. Karena madu asli gulanya lebih kompleks,” paparnya.

Catatannya, pasien diabetes tetap harus membatasi berapa takaran madunya. Sebab madu juga mengandung kalori. “Kalau pakai madu, tetap ingat untuk hitung nilai kalorinya. Kareba madu pun ada nilai kalorinya. Misalnya dalam 1 gelas, 1-2 sendok madu mengandung 100 kalori,” ungkapnya.

“Kesimpulannya, madu kebanyakan bisa berlebih-lebihan. Silakan madu boleh dikonsumsi tapi hitung nilai kalorinya. Ada batasan kalori buat pasien diabetes,” jelasnya.

Lalu secara keseluruhan, apakah pasien diabetes aman minum kopi? Menurutnya, pasien diabetes boleh minum kopi selama lambungnya tak bermasalah. Namun ketika ada keluhan, sebaiknya dihindari.

“Selama lambungnya oke enggak masalah. Tapi kadang efek dari diabetes bisa sebabkan kembung begah. Kalau ada masalah itu, berarti dinding lambungnya sudah tipis, maka cobalah dihindari,” pungkasnya.

12

Editor :iha
Reporter : jpc/kpc