Sejumlah warga membersihkan Sungai Lenggana yang tersumbat akibat gundukan tanah di bawah jembatan yang mengakibatkan abrasi, Selasa (12/2). (DPRD UNTUK KALTENG POS)


SAMPIT- Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur H Rudianur minta kepada pemerintah daerah segera mengatasi tersumbatnya aliran Sungai Lenggana di Jalan HM Arsyad Km 21 arah Sampit-Samuda. Karena tersumbatnya aliran sungai itu bisa mengakibatkan banjir di sekitarnya.

"Kami meminta pemerintah daerah segera malakukan pengerukan di bawah jembatan Sungai Lenggana. Karena sungai tersebut tersumbat oleh gundukan tanah," kata Rudianur saat dikonfirmasi, Selasa (12/2).

Menurut Rudi, kalau tidak dilakukan pengerukan secepatnya, bisa mengakibatkan banjir di Desa Sumber Makmur dan sekitarnya, jika hujan terus menguyur wilayah tersebut.

"Kalau hujan terus mengguyur wilayah itu maka akan berakibat bagi Desa Sumber Makmur dan desa sekitarnya. Maka dari itu kami meminta pemerintah daerah segera melakukan pengerukan sungai tersebut sehingga arus air dapat mengalir lancar," pintanya.

Politisi Partai Golkar ini juga menambahkan, akibat tersumbatnya aliran sungai tersebut membuat pondasi jembatan nyaris ambruk karena tergerus air.

"Akibat arus sungai setengah saja yang mengalir membuat pondasi jembatan Sungai Lenggana tersebut mengalami abrasi dan ini sangat mengawatirkan para pengguna jalan yang melintasi jembatan tersebut," tegasnya. (bah/ens/ctk)

You Might Also Like