Kaki pecah-pecah. Foto Senengmotret/Shutterstock.


Banyak orang yang mengabaikan kulit kaki pecah-pecah. Padahal, tak sekadar mengurangi estetika, kaki pecah-pecah yang tidak diatasi bikin tak nyaman saat bertelanjang kaki. Dalam beberapa kasus, retakan pada tumit bisa menjadi luka yang dalam dan menyebabkan rasa sakit.

Selain dengan obat-obatan, ada beberapa cara alami untuk mengatasi kaki pecah-pecah.

Berdasarkan penjelasan dr. Nitish Basant Adnani, BMedSc, MSc, dari KlikDokter, kulit pecah-pecah pada tumit dan telapak kaki dapat diakibatkan oleh beberapa hal, seperti kulit kaki kering serta  infeksi bakteri maupun jamur.

“Seiring pertambahan usia, beberapa perubahan pada struktur kulit dapat terjadi. Kulit pun menjadi cenderung lebih kering dan kurang elastis. Berbagai bahan iritan dapat juga mengiritasi kulit. Akumulasi dari pajanan bahan-bahan itu dapat menyebabkan kulit menebal, kering, retak, bahkan menimbulkan luka,” kata dr. Nitish.

Karena disebabkan banyak hal itu, menurut dr. Nitish, diperlukan pemeriksaan secara langsung oleh dokter untuk menentukan penyebab dan pengobatan yang tepat.

Cara alami mengatasi kaki pecah-pecah

Anda tentu tidak nyaman dengan kondisi kaki pecah-pecah, bukan? Sebelum buru-buru ke dokter, berikut beberapa cara alami yang aman untuk mengatasi kaki pecah-pecah:

1. Madu 

Madu dapat bekerja sebagai obat alami untuk tumit yang retak. Menurut sebuah penelitian pada 2012, madu memiliki sifat antimikroba dan antibakteri. Penelitian menunjukkan bahwa madu dapat membantu menyembuhkan dan membersihkan luka, serta melembapkan kulit.

Anda bisa menggunakan madu sebagai scrub kaki setelah berendam, atau menggunakannya sebagai masker kaki semalaman.

2. Minyak kelapa 

Minyak kelapa sering direkomendasikan untuk kulit kering, eksem, dan psoriasis. Minyak ini dapat membantu kulit mempertahankan kelembapannya. Anda bisa menggunakan minyak kelapa setelah merendam kaki.

Sifat antiinflamasi dan antimikroba dari minyak kelapa dapat mencegah pendarahan atau infeksi akibat luka karena tumit pecah-pecah.

3. Merendam kaki 

Tekstur kulit di sekitar tumit yang pecah-pecah sering kali menjadi lebih tebal dan kering. Merendam dan melembapkan kaki bisa membantu. Berikut ini beberapa langkah-langkahnya.


Jaga kaki Anda dalam air sabun bersuhu suam-suam kuku selama 20 menit.

Gunakan scrubber kaki atau batu apung untuk menghilangkan kulit yang keras dan tebal.

Gosok kaki dengan lembut sampai kering.

Oleskan balm khusus tumit atau pelembap tebal ke daerah yang pecah-pecah.

Oleskan petroleum jelly di kaki Anda untuk mengunci kelembapan.

Hindari menggosok kaki saat sudah kering karena akan meningkatkan risiko kulit rusak.

4. Jangan mengupasi kulit 

Ketika ada kulit kaki terkelupas, Anda akan sangat tergoda untuk menariknya. Tahan diri karena itu adalah kebiasaan buruk.

“Jangan pernah mencoba mengelupas kulit mati dengan tangan sendiri. Tindakan itu akan membuat infeksi semakin buruk," kata Garrett Moore, DPM, DABPM, ahli penyakit kaki di UCHealth Stapleton Foot and Ankle Center, seperti dikutip di Prevention.

5. Pakai sepatu tertutup 

Sepatu dan sandal dengan punggung terbuka dapat menyebabkan kulit kaki kering. Jadi, hindari menggunakan sepatu terbuka agar tidak memperburuk kondisi kaki. 

Lebih baik gunakan sepatu tertutup yang lebih “mengunci” kelembapan dengan aman di dalam sepatu.

Mengenakan sepatu dan kaus kaki tertutup adalah pilihan yang baik," kata dokter kulit Dendy Engelman, MD yang berbasis di New York City, Amerika Serikat.

Mengatasi kulit kaki pecah-pecah tak perlu menggunakan bahan-bahan kimia yang rumit dan mahal. Anda bisa mengaplikasikan cara-cara alami di atas terlebih dahulu. Apabila kondisi Anda tak juga membaik usai melakukan cara-cara di atas, tak ada salahnya Anda berkonsultasi dengan dokter.(HNS/RN/klikdokter)

Loading...

You Might Also Like